Nah ini dia. Syiahnya tampil nyata: di atas sajadah itu dan di atas secarik kain hijau itu ditaruh benda bulat-pipih. Sebesar tutup gelas. Warna tanah.
Tiap orang akan menempelkan dahinya di atas si bulat-pipih itu. Saat sujud nanti. Itulah: Turbah. Terbuat dari tanah. Dari padang Karbala.
Turbah artinya lumpur. Tanah. Lempung. Simbolisasi merendahkah hati serendah-rendahnya: saat bersujud. Menempatkan bagian termahal dari tubuh kita –wajah– di atas lumpur. Tidak ada istilah menyelamatkan muka di depan Sang Pencipta.(***)


