PILPRES

Tak Lagi Monoton

×

Tak Lagi Monoton

Sebarkan artikel ini

Hal baru lainnya adalah aka nada kamera yang terus mengikuti perjalanan masing-masing capres sejak dari lokasi berangkat menuju ke Hotel Sultan. Agar penonton televisi bisa mengetahui perjalanan masing-masing paslon. ’’Nanti kami akan upayakan masing-masing paslon bisa komunikasi sepanjang perjalanan menuju tempat debat,’’ jelas Arief.

Harapannya itu bisa menjadi prolog yang positif. Kedua kandidat bisa saling berkabar selama perjalanan sebelum sampai ke lokasi debat. Itu akan menunjukkan kultur khas Indonesia yang hangat. Meskipun sedang bersaing berebut kuasa, suasana keakraban tetap bisa terjaga.

Bank bjb Tandamata

Selain itu, kemarin KPU juga mengundi siapa yang akan memaparkan visi misi terlebih dahulu. Hasilnya, Prabowo yang akan memaparkan visi misinya terlebih dahulu. Sebaliknya, di bagian akhir, Jokowi yang akan memberikan statemen akhir lebih dulu. Posisi debat masih sama hingga debat kelima nanti. Jokowi di sisi kiri layar, Prabowo di kanan layar.

Selain itu, pada debat kedua nanti tidak ada lagi pendukung di belakang paslon. Semua berada di belakang moderator. ’’Nanti juga disiapkan tempat untuk cawapres,’’ tutur Arief. Bila datang, cawapres akan berada di barisan pendukung karena yang menjadi bintang panggung hanya capres.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional 02 Priyo Budi Santoso menuturkan, kedua timses sudah setuju atas langkah KPU menghilangkan kisikisi pertanyaan panelis. Nantinya yang mengetahui pertanyaan hanya panelis, moderator, dan Ketua KPU. ’’Semua sudah di bawah sumpah untuk tidak membocorkan kisi-kisi maupun bentuk pertanyaan dari panelis,’’ ujarnya.

Hal itu diamini Aria. ’’Tapi nanti ketika pelaksanan masih muncul soal bocor, kiat buka saja,’’ timpalnya. Sebab, persoalan trsebut rawan dipolitisir yang ujungnya adalah upaya mendelegetimasi KPU sebagai penyelenggara. Menurut dia, itu lebih penting daripada sekadar kemampuan menjawab pertanyaan panelis.