Pengamat : Cak Imin Harusnya Tidak Mengancam PAN, Tapi Perbaiki Kinerja Kadernya

Pengamat politik Jamiludin Ritonga
Pengamat politik Jamiludin Ritonga/RMOL

JAKARTA — Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mewanti-wanti Partai Amanat Nasional (PAN) tidak menggeser jatah kursi menteri PKB jika nantinya masuk kabinet Indonesia Maju.

Pernyataan itu disampaikan Cak Imin saat merespons wacana perombakan kabinet yang disinyalir akan dilakukan dalam waktu dekat.

Bacaan Lainnya

Menurut pengamat politk Jamiluddin Ritonga, tidak semestinya Cak Imin menggertak PAN yang dikabarkan akan menduduki satu kursi menteri dan satu kursi wakil menteri.

Jamiludin meminta Cak Imin tidak melakukan protes kepada Presiden Jokowi jika jatah kursi menterinya diduduki PAN. Sebab, sebagai kepala negara, Jokowi memiliki hak prerogatif untuk mengganti menterinya. Khususnya, anggota kabinet yang tidak sesuai dalam menjalankan kebijakan untuk rakyat.

“Kalau pun seandainya salah satu menteri dari PKB di reshuffle dan digantikan oleh kader PAN, itu sepenuhnya hak prerogatif presiden,” kata Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL(jaringan Radar Sukabumi), Jumat (25/3).

Mantan Dekan FIKOM IISIP ini menambahkan, Cak Imin harus memberikan arahan kepada kadernya yang saat ini menjadi pembantu Presiden Jokowi di Kementerian untuk bekerja lebih baik, bukan mengancam PAN.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan