POLITIK

Pakar Hukum Tata Negara: Potensi Kecurangan di Pilkada Lebih Parah Dibanding Pilpres 2024

×

Pakar Hukum Tata Negara: Potensi Kecurangan di Pilkada Lebih Parah Dibanding Pilpres 2024

Sebarkan artikel ini
Warga mengikuti simulasi pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta 2024 di SMPN 250 Jakarta, Sabtu (16/11/2024). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
Warga mengikuti simulasi pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta 2024 di SMPN 250 Jakarta, Sabtu (16/11/2024). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

Oleh karena itu, Feri menilai perlu ada evaluasi besar-besaran terhadap pelaksanaan Pilkada serentak agar tak berdekatan dengan Pilpres.

“Jadi bukan problematika ini, ketepatannya ya. Serentak itu kan harusnya dipisah nasional dan daerah,” ucapnya.

Bank bjb Tandamata

Ini tidak dilakukan. Kita dibuat lelah. Masa ada orang demokrasi, pesta demokrasi berturut-turut gitu ya?” pungkas Feri.(*)