POLITIK

Ngabuburit Demokrasi: Refleksi Bawaslu Sukabumi di Bulan Ramadan

×

Ngabuburit Demokrasi: Refleksi Bawaslu Sukabumi di Bulan Ramadan

Sebarkan artikel ini
NGABUBURIT: Bawaslu Kota Sukabumi saat ngabuburit pengawadan, Jumat (27/2).

SUKABUMI —  Menjelang senja Ramadan, ketika aroma takjil mulai menyeruak di sudut-sudut kota, suasana berbeda hadir di ruang pertemuan Bawaslu Kota Sukabumi. Alih-alih hanya menunggu waktu berbuka, jajaran pengawas Pemilu ini memilih mengisi waktu dengan refleksi: sebuah Ngabuburit Pengawasan.

Bank bjb Tandamata

Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum muhasabah kelembagaan. Di dalamnya, para pengawas menelusuri kembali jejak tahapan Pemilu yang telah dilalui—dari pemutakhiran data pemilih hingga rekapitulasi hasil. Setiap detail dikaji, setiap tantangan dicatat, demi satu tujuan: memperkuat integritas demokrasi lokal.

Ketua Bawaslu Kota Sukabumi, Yasti Yustia Asih, menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum tepat untuk evaluasi diri. “Ngabuburit Pengawasan bukan hanya evaluasi teknis, tapi juga penguatan komitmen kelembagaan. Ramadan mengajarkan nilai perbaikan berkelanjutan,” ujarnya.

Forum ini kemudian merumuskan langkah strategis ke depan: penguatan perencanaan berbasis data kerawanan, optimalisasi koordinasi internal, percepatan arus informasi, hingga penertiban administrasi sebagai wujud akuntabilitas publik. Tak kalah penting, pendekatan pencegahan melalui edukasi dan partisipasi masyarakat juga ditegaskan sebagai fondasi kepercayaan publik.