Dalam hal itu, sambung Imam, pihaknya juga mengambil peran untuk mengimbau kepada pemilih pemula untuk melakukan perekaman KTP dan juga menggunakan hak pilihanya. Menurutnya, imbauan kepada pemilih pemula membutuhkan kerja ekstra.
“Sosialisasi kepada para pemilih pemula ini memang sedikit berbeda kadarnya. Pasalnya mereka itu baru pertama kali, kadang ada kekhawatiran tentang bagaimana menjadi pemilih itu. Terakhir kita bersama Bawaslu melakukan sosialisasi Pemilu Damai ke Ponpes Syamsul Ulum. Kami mengajak agar para santi dan satriwati untuk tidak golput, karena ajakan Golput itu ada sanksinya,” pungkas Imam. (ris/d)






