“Dalam berpolitik, mengambil pilihan menjadi salah satu bagian yang seringkali bagaikan buah simalakama, namun harus tetap dilakukan,” jelasnya.
Berpolitik, kata dia, adalah menjalankan ide dan gagasan berpolitik secara maksimal.
“Jika itu tidak bisa berjalan, maka perlu ladang pengabdian baru dilakukan,” tandasnya dalam surat yang dibubuhi tandatangan Gede Suardika tertanggal 28 Oktober 2021.






