DEEP : Presidential Threshold Harus Ditiadakan, Ini Alasannya

Direktur DEEP, Neni Nur Hayati/Net

JAKARTA — Pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri bahwa presidential threshold harus nol persen mendapat sambutan positif dari banyak kalangan.

Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati berpendapat presidential threshold memang perlu ditiadakan.

Bacaan Lainnya

Alasannya, agar muncul banyak calon presiden alternatif. Selain itu, dengan nol persen akan membuat partai lain yang belum berhasil masuk parlemen memiliki peluang mengusung calonnya.

Neni berpendapat, dengan penerapan presidential nol persen akan membuat masa depan demokrasi Indonesia jadi lebih cerah. “Dan mencegah polarisasi dan fragmentasi yang sangat kental seperti di pemilu 2019 lalu,” demikian kata Neni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/12).

Pos terkait