SUKABUMI – Yayasan Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim (Tafzaq) di Cibolang Girang, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Sukabumi, sukses menggelar wisuda santri dan Haflah Akhirussanah yang ke-3 pada Sabtu, 4 Agustus 2024. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh puluhan siswa santri Tafzaq serta para orang tua yang hadir mendampingi anak-anak mereka.
Dalam momen istimewa ini, terdapat 7 orang siswa yang berhasil menyelesaikan hafalan juz 29 dan 30 Al-Qur’an dan diwisuda secara resmi. Acara wisuda dan Haflah Akhirussanah ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan menarik dari para siswa, termasuk marawis, pidato, dan pentas seni kreativitas.
Widi Fitria — Sukabumi
“Alhamdulillah, pada acara wisuda dan Haflah Akhirussanah ke-3 Tafzaq, antusiasme yang ditunjukkan oleh seluruh siswa dan para orang tua murid sangat luar biasa,” ungkap Ketua Yayasan, Iim Abdul Karim yang akrab disapa A Haji, kepada Radar Sukabumi pada Sabtu (4/8).
Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Mudiroh Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim, Eneng Hamilah Sopriatul Badriah, beserta para guru-guru lainnya yang turut memberikan dukungan dan semangat kepada para santri.
“Untuk tahun ini, ada 7 siswa yang mengikuti wisuda tahfidz. Mereka yang diwisuda ini telah menyelesaikan hafalan juz ke-29 dan 30,” tambah A Haji Iim.
Pimpinan Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim mengungkapkan bahwa jumlah santri yang mengikuti Haflah Akhirussanah ke-3 ini mencapai 65 orang. “Saya atas nama Pimpinan Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua santri yang sudah memberikan dukungan penuh, sehingga ini menjadi bagian dari keberhasilan dalam acara wisuda dan Haflah Akhirussanah ke-3 tahun 2024 ini,” lanjut A Haji Iim.
Ia juga berharap agar ilmu-ilmu yang telah dicapai oleh para santri, khususnya yang diwisuda, menjadi berkah dan dapat diamalkan serta dimanfaatkan untuk kebaikan. “Semoga ilmu-ilmu yang sudah dicapai oleh para santri khususnya yang diwisuda hari ini menjadi barokah dan dapat diamalkan dan dimanfaatkan untuk kebaikan, serta terus belajar dengan giat dan sungguh-sungguh,” pungkasnya. (*)






