Dalam kesempatan itu, ia berbagi kisah perjalanan hidupnya selama 15 tahun berkeliling Indonesia, terlibat dalam pengembangan lebih dari 190 UMKM dan 320 jaringan produksi pangan. Pengalaman tersebut ia sebut sebagai pelajaran berharga tentang kerja keras, disiplin, dan kejujuran — nilai-nilai yang ia pelajari pertama kali di Stekmensi.
Menutup sambutannya, Ayep Zaki mengajak seluruh siswa untuk menjaga semangat juang dan menjadikan Stekmensi sebagai wadah lahirnya generasi unggul dan berintegritas.
“Jaga marwah Stekmensi, jaga Sukabumi. Jadilah generasi yang bukan hanya cerdas, tapi juga membawa kebaikan bagi sesama,” pesannya.(**)






