Peringatan Hari Pengayoman ke-79 yang diselenggarakan oleh Kemenkumham Jawa Barat tidak hanya diisi dengan pemberian penghargaan, tetapi juga rangkaian kegiatan upacara dan syukuran yang dihadiri oleh berbagai instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Acara ini menjadi ajang refleksi atas berbagai upaya yang telah dilakukan dalam mendukung perlindungan hukum dan hak asasi manusia di Indonesia, termasuk di dalamnya perlindungan terhadap kekayaan intelektual.
Dengan penghargaan ini, Universitas Nusa Putra semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen dalam mendukung pengembangan kekayaan intelektual di tingkat nasional. Ini sekaligus menjadi pendorong bagi universitas untuk terus berinovasi dan mengembangkan berbagai program yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, khususnya dalam bidang kekayaan intelektual.
Sebagai penutup, Aryo menyampaikan bahwa Universitas Nusa Putra akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan ekosistem kekayaan intelektual di Indonesia.
“Kami percaya bahwa dengan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi inovasi dan perlindungan kekayaan intelektual, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (wdy)






