SUKABUMI – Dalam upaya memenuhi amanat Undang-Undang No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan serta mencapai standar nasional sesuai dengan Peraturan Perpustakaan Nasional RI terbaru No. 5 Tahun 2024, Perpustakaan Universitas Nusa Putra resmi menjalani proses akreditasi. Proses ini dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional (LAP-N) pada, Jumat (9/8/2024) di kampus Universitas Nusa Putra, Cisaat, Sukabumi.
Proses akreditasi ini menjadi langkah penting bagi Perpustakaan Universitas Nusa Putra dalam meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas yang sesuai dengan standar nasional. Akreditasi perpustakaan memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan akreditasi lembaga pendidikan dan program studi. Yanuar, Kepala Perpustakaan Universitas Nusa Putra, menjelaskan bahwa proses akreditasi perpustakaan lebih bersifat nonformal, dengan fokus utama pada aspek-aspek spesifik yang akan dinilai.
“Proses akreditasi perpustakaan ini berbeda dengan akreditasi lembaga atau program studi yang mungkin lebih formal dan kompleks. Di sini, kami lebih fokus pada penilaian langsung terhadap aspek-aspek yang dinilai, seperti koleksi, layanan, manajemen, serta fasilitas perpustakaan. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas perpustakaan secara keseluruhan,” ujar Yanuar.
Lebih lanjut, Yanuar menuturkan bahwa setelah proses akreditasi ini selesai, langkah berikutnya adalah melakukan perbaikan terhadap segala kekurangan yang teridentifikasi selama proses penilaian. Dia menyatakan komitmen perpustakaan untuk menyusun perencanaan yang inovatif dan strategis guna meningkatkan mutu perpustakaan.
“Kami berencana untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap aspek-aspek yang masih memerlukan perbaikan. Perpustakaan Universitas Nusa Putra berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkembang demi mencapai standar nasional yang telah ditetapkan. Harapan kami, setelah akreditasi ini, mahasiswa, lembaga, dan masyarakat dapat lebih mengenali kualitas perpustakaan kami yang telah memenuhi standar nasional,” tambah Yanuar.
Sofa, salah satu mahasiswa Universitas Nusa Putra, turut memberikan pandangannya terkait proses akreditasi ini. Menurutnya, kegiatan akreditasi ini sangat positif dalam mendorong peningkatan kualitas perpustakaan di masa mendatang. Dia juga berharap agar akreditasi ini tidak hanya mempertahankan, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas Perpustakaan Universitas Nusa Putra.
“Saya sangat mengapresiasi adanya proses akreditasi ini. Sebagai mahasiswa, kami tentu berharap perpustakaan kampus dapat terus berkembang dan menyediakan fasilitas serta layanan yang berkualitas. Semoga setelah akreditasi ini, perpustakaan kita bisa semakin baik dan mampu memenuhi kebutuhan informasi serta literasi kami sebagai mahasiswa,” ujar Sofa.






