SUKABUMI – Menjadi sukses tak perlu meenunggu di usia tua. Hal ini dibuktikan oleh seorang pemuda asal Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi Fajar Sidik Suganda di usianya yang baru menginjak 25 tahun ini sudah sukses mendirikan perusahaan Startup bernama Arsysoft.
Fajar sendiri merupakan alumni dari mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Nusa Putra (UNP) lulusan tahun 2020.
Setelah lulus dari UNP, Fajar fokus mengembangkan keahliannya dibidang IT dengan mendirikan Arsysoft yang melayani berbagai kebutuhan teknologi informasi melalui aplikasi –aplikasi unggulannya.
“Arsysoft sendiri sebenarnya merupakan perusahaan perseroan dengan pengalaman dan profesionalisme yang kuat di industri IT yang berlokasi di Sukabumi.
Keahlian spesialis kami adalah dalam bidang jasa pengembangan perangkat lunak (software) berbasis Desktop, Web serta Mobile,” terangnya kepada Radar Sukabumi, Rabu (15/12/2021).
Ia menambahkan, Arsysoft merupakan solusi teknologi informasi untuk segmen pemerintah, perguruan tinggi, perusahaan penyedia jasa, e-commerce, digital marketing, web dan apps maintenance serta penyedia jaringan internet.
Awal berdirinya Arsysoft sendiri berawal dari keperihatinannya terhadap kesenjangan digital khususnya di Kabupaten Sukabumi dan kota-kota lainnya yang menggunaan digitaliasinya tertinggal.
“Maka dari itu kami membangun startup untuk ikut andil dalam memajukan Sukabumi di dunia digital dan menciptakan produk-produk digital yang berkualitas serta berguna bagi semua elemen masyarakat,” ucapnya.
Hingga saat ini Arsysoft sudah digunakan di beberapa perusahaan di beberapa kota seperti Sukabumi, Jakarta, Bandung dan Lombok Fajar berharap masyarakat Sukabumi siap menyongsong era society 5.0 yang membutuhkan penyesuaian dari berbagai sektor, sehingga masyarakat tidak tertinggal jauh dari perkembangan teknologi yang ada dan sesuai dengan apa yang dicanangkan dalam society 5.0.
“Target kami kedepan tentunya untuk produk yang sedang kami garap, kami memiliki target capaian agar aplikasi kami dapat digunakan oleh masyarakat Sukabumi, Indonesia bahkan dunia untuk memenuhi setiap kebutuhannya masing-masing,” tutupnya. (wdy)






