Universitas Muhammadiyah Sukabumi

KKN-T UMMI Edukasi Stunting di Tegalpanjang

×

KKN-T UMMI Edukasi Stunting di Tegalpanjang

Sebarkan artikel ini
KKN-T UMMI Edukasi Stunting di Tegalpanjang
Mahasiswa KKN-T UMMI Kelompok 14 Desa Tegalpanjang bersama kader dan guru Paud melakukan pengukuran

SUKABUMI – Stunting atau balita pendek (Kerdil) adalah kondisi dimana balita memiliki tinggi badan yang kurang, jika dbanding dengan umur seusianya. Pencegahan stunting harus terus dilakukan demi menjaga masa depan generasi penerus, pencegahan kegagalan tumbuh kembang akibat kekurangan gizi itu bisa dilakukan sejak ibu baru mengandung, bukan hanya saat anak sudah dilahirkan.

Melihat kondisi itu, menjadi salah satu program kerja bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) untuk memberikan edukasi tentang pencegahan stunting kepada anak.

Bank bjb Tandamata

Salah satunya dilakukan KKN-T UMMI kelompok 14 yang memberikan penyuluhan cegah stunting sejak dini kepada ibu-ibu dan kader terkait stunting di Desa Tenggalpanjang, Kabupaten Sukabumi, pada 27 Juli 2023 lalu.

Adapun KKN-T UMMI Kelompok 14 yang terdiri dari 15 orang kelompok erdiri dari delapan laki-laki dan tujuh perempuan yaitu Asep Zaenudin, Moch Rezki Akbar, Herlambang, Lutfin, David, Rizal, Rifi,Risky, Ragil Mutiara, Ikkeu, Rina, Mutia, Fauziah, Aini dan Ika. Serta dosen pembimbing Eva Martini.

Ketua Kelompok 14 KKN-T UMMI Rifi Indra Nurjaman mengatakan, pengukuran dan penyuluhan kesehatan terkait stuntung merupakan program primer mahasiswa KKN-T UMMI Kelompok 14.

Tidak hanya di PAUD mahasiswa KKN mempunyai program cegah stunting di posyandu dan di akhir bulan tepat nya tanggal 21 Agustus 2023 pihaknya akan melaksana lokmin akhir dengan tema “Deteksi Dini Stunting Pada Anak (Destan)”.

Tidak hanya itu, kelompok 14 KKN-T UMMI melakukan kunjungan ke dua PAUD yaitu PAUD Melati II dan PAUD Akasia setelah itu memilih untuk penyuluhan di PAUD Melati II. Adapun kunjungan Ke PAUD dan posyandu bertujuan untuk mendapatkan Informasi terkait Anak Yang Stunting.

“Setelah di telusuri ternyata di PAUD Melati II ada yang kurang mengetahui apa itu stunting, jadi kami berinisiatif untuk melakukan penyuluhan tersebut serta pengukuran secara menyeluruh seperti pengukuran tinggi badan, berat badan serta lingkar kepala anak. Setelah ditelusuri bahwa jadwal posyandu berada pada awal bulan yaitu bulan Agustus, posyandu tersebut beroprasi

tiap sebulan sekali di bulan Agustus ini posyandu berprogram imunisasi bayi, balita, pemberian fe pada ibu hamil, Vit A dan Program One day One egg untuk mencegah stunting,” ucap Ketua Mahasiswa KKN-T UMMI Kelompok 14 kepada Radar Sukabumi, Selasa (22/8).

Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan dengan cara menyebarkan pesan, menanamkan keyakinan, sehingga masyarakat tidak saja sadar, tahu dan mengerti,tetapi juga mau dan bisa melakukan suatu anjuran yang ada hubungannya dengan kesehatan.