PENDIDIKAN

Tujuh SD di Sukabumi Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru

×

Tujuh SD di Sukabumi Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Sebanyak tujuh Sekolah Dasar (SD) di Kota Sukabumi menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Lintas Kombel dengan tema “Pengembangan Kurikulum Berbasis Pembelajaran Inovatif Melalui Pembelajaran Mendalam” di Aula Bank BJB Cabang Sukabumi pada Rabu–Kamis, 29–30 Oktober 2025.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kepala SDN Cipanengah, Lilis Wulansari dan mendapat dukungan penuh dari para kepala sekolah lain. Workshop diikuti 80 guru dari tujuh SD di Kota Sukabumi yang antusias mengikuti pelatihan dari pagi hingga sore hari.

Bank bjb Tandamata

Panitia pelaksana kegiatan terdiri dari sejumlah kepala sekolah, yakni Lilis Wulansari selaku ketua panitia, sekretaris Jisa Syiriah, bendahara Nyi Ida Nurlela, serta para moderator Imas Wiyati, Eti Suaeti dan Eni Sudarwati.

Menurut Lilis, kegiatan ini awalnya dirancang sebagai In House Training (IHT) internal SDN Cipanengah bekerja sama dengan Universitas Nusa Putra, Hotel Laska, dan sejumlah sponsor. Namun, tingginya antusias sekolah lain yang belum melaksanakan kegiatan serupa membuat enam komunitas belajar SD lainnya bergabung.

“Awalnya ini hanya rencana IHT internal, tetapi karena banyak sekolah lain ingin belajar tentang pembelajaran mendalam dan pemanfaatan AI, akhirnya kami berkolaborasi. Hasilnya luar biasa, menjadi forum belajar dan berbagi praktik baik antar sekolah,” kata Lilis.

Workshop menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya Ruysani Supandi, selaku Koordinator Pengawas Disdikbud Kota Sukabumi dengan materi regulasi dan miskonsepsi pembelajaran mendalam, kemudian Dyan Lyesmaya, Kaprodi Magister Paedagogi Universitas Nusa Putra bersama tim mahasiswa yang membawakan materi Model Pembelajaran EASI; Rika Opsari, sebagai Fasilitator Pembelajaran Mendalam Disdikbud Kota Sukabumi, serta Lilis Wulansari, yang memaparkan topik “Joyful Learning with AI”.

Para peserta menilai kegiatan ini relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini dan berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan guru. Workshop juga mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Universitas Nusa Putra, serta sponsor seperti Bank BJB Cabang Sukabumi, PT Erlangga, dan SIMI Refleksiology.

Melalui kegiatan ini, para kepala sekolah berharap guru dapat mengimplementasikan hasil pelatihan di sekolah masing-masing. “Kami ingin para guru mampu menerapkan pembelajaran mendalam yang inovatif, inspiratif, dan memanfaatkan teknologi AI secara bijak,” ujar Lilis.

Workshop dua hari tersebut menjadi ajang peningkatan kompetensi sekaligus memperkuat kolaborasi antar sekolah dasar di Kota Sukabumi menuju pendidikan yang lebih adaptif, kreatif, dan berdaya saing global.(wdy)