Ia menambahkan, TKA mengacu pada Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 dengan pendekatan soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). “Tes ini mengukur kemampuan analisis, evaluasi, dan penerapan konsep, bukan sekadar hafalan. Ini penting untuk melihat kualitas pemahaman siswa secara menyeluruh,” ujarnya.
Lebih jauh, hasil TKA diharapkan menjadi data strategis bagi pemerintah dalam meningkatkan pemerataan mutu pendidikan. “Hasilnya akan menjadi dasar kebijakan untuk meningkatkan kualitas sarana, prasarana, dan kompetensi tenaga pendidik di masa mendatang,” tambahnya.
Dengan tingkat partisipasi hampir sempurna, pelaksanaan TKA 2026 di Sukabumi diharapkan berjalan lancar dan memberikan gambaran nyata kondisi pendidikan di daerah. Dinas Pendidikan pun mengajak orang tua dan masyarakat memberikan dukungan moral agar siswa dapat mengikuti ujian dengan tenang, jujur, dan penuh integritas.
“Semoga anak-anak kita dapat mengikuti TKA dengan lancar, sehat, dan menghasilkan capaian terbaik,” pungkasnya.(wdy/d)






