Dijelaskan Dudi, seni dapat membangun energi yang positif dan rasa bahagia sehingga membuat kita lebih optimis melewati rintangan. Nilai-nilai dari kesenian dapat membentuk karakter yang positif karena proses berkarya mengajari banyak hal.
Ia pun tak lupa mengucapkan selamat kepada siswa SMPN 2 Kota Sukabumi yang telah mengharumkan nama sekolah, dan membuat bangga orang tuanya serta ucapan selamat untuk para Guru Pembimbing Seni SMPN 2 Kota Sukabumi yaitu Ridwan Taufik, Weny Nurlia Anggraeni dan Samsudin.
Sementara itu, salah satu guru pembimbing lomba, Ridwan Taufik mengatakan, sesuai ketentuan juknis dan juklak lomba FLS2N tahun 2021 tingkat SMP yang mewakili Kota Sukabumi menuju tingkat provinsi merupakan siswa yang menjadi juara 1,2, dan 3. Maka dari itu, semua siswa SMPN 2 berhak mewakili Kota Sukabumi ke tingkat provinsi.
“Melalui FLS2N, para siswa dapat belajar berbagai keragaman dan belajar bagaimana menciptakan karya seni yang dapat dinikmati secara virtual,” ucapnya.
Hal tersebut diakuinya memang tidak mudah, karena nalar kritis dan kreativitas para peserta ditantang agar lebih hebat lagi. Karakter seperti itulah yang akan menjadi modal hidup siswa di masa pandemik seperti sekarang. Kemenangan yang diraih para siswa adalah prestasi kita semua.
Menjaga optimisme di masa pandemi ini memang tidak mudah, tapi para pemenang FLS2N 2021 telah menunjukkan bahwa pandemi tidak menghalangi inovasi.
“Meskipun memiliki keterbatasan, tetap dapat berkarya dan bereksperimen positif, ” tuturnya.
Ia pun menilai bahwa Lomba FLS2N ini sangat penting dilaksanakan karena banyak nilai positif, diantaranya sportivitas, kreativitas dan kompetensi sehingga dapat memacu siswa untuk lebih berprestasi.
Ia juga berharap siswa SMPN 2 Kota Sukabumi dapat menjadi juara di tingkat provinsi yang akan dilaksanakan pada Agustus 2021, sehingga dapat mengarumkan nama Kota Sukabumi di bidang seni melalui FLS2N ini. (wdy)






