Pihaknya juga mengingatkan bahwasanya seorang pelajar berbeda dengan mahasiswa. Saat berkecimpung dalam dunia organisasi, seorang mahasiswa dapat bebas menentukan lama waktu kuliahnya.
Berbeda halnya dengan seorang pelajar. Sehingga ia berharap kepada 98 para peserta yang hadir dan telah tergabung dalam FOJB, tidak sampai melupakan tugas pokoknya sebagai seorang pelajar.
“Kegiatan ini sangat penting untuk melatih pembentukan karakter (Training Character Building) karena para pelajar yang kini tergabung dalam FOJB merupakan calon pemimpin di masa depan. Sehingga karakter-karakter jujur, disipin, kerjasama, beriman, cerdas, dan amanah ini wajib untuk dimiliki para peserta demi kemajuan bangsa,” bebernya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sukaraja Zhairy Andhryanto menyambut baik rencana tersebut. Terlebih lagi setiap kegiatan yang ada di SMAN 1 Sukaraja selalu mendapat dukungan yang positif dan optimal dari seluruh warga sekolah, sehingga kegiatan yang ada di sekolah dapat dipastikan akan berjalan sukses dan lancar karena semua bidang sudah dapat bersinergi dengan baik.
Menurutnya SMA Negeri 1 Sukaraja dalam melaksanakan berbagai kegiatan penting tersebut , tidak terlepas dari dukungan semua pihak yaitu Tim Pengembang Sekolah, para Wakasek setiap Bidang, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, OSIS/ MPK, dan juga para peserta didik SMA Negeri 1 Sukaraja. Hal ini sesuai dengan moto SMA Negeri 1 Sukaraja. Yakni Maju Bersama Hebat Semua.
“Alhamdulillah sangat bersyukur sekolah kami selalu terpilih oleh dinas untuk menjadi tuan rumah dan tentunya hal tersebut menjadi suatu kehormatan bagi kami, karena dengan hal tersebut bisa menjadi wadah untuk mempromosikan dan eksistensi bagi SMAN 1 Sukaraja, ” ucapnya.
Dikatakannya, selain kedua event besar tadi sebelumnya SMAN 1 Sukaraja sukses menggelar acara Siaran Keliling (Sarling) yang saat itu dihadiri oleh istri Gubernur Jawa Barat yaitu, Ataliya Prartya Kamil dan beberapa pejabat teras pada tanggal 13 November 2019 yang lalu, nama SMAN 1 Sukaraja gaungnya menjadi lebih terdengar. Tidak hanya di Kota dan Kabupaten. (*/den/adv)






