“Tahun sebelumnya sama. Mau dibuka satu minggu, dua bulan, atau satu bulan itu tidak ada bedanya karena semua nyerbu di hari-hari terakhir,” kata Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo saat dihubungi kemarin.
Wartawan koran ini mencoba masuk portal SNM PTN, http://snmptn.ac.id/. Pada bagian awal memang tidak dibutuhkan waktu lama. Namun, begitu masuk ke pendaftaran, laman loading. Hanya tampak layar putih di komputer.
Budi menjelaskan, jumlah siswa yang berhak untuk mendaftar SNM PTN 778.878 orang. Namun, hingga kemarin, baru 370.878 orang yang sudah mendaftar. Artinya, jumlah pendaftar hampir mencapai 50 persen. Adapun yang sudah tahap final atau mencetak kartu ujian 288.017 orang.
“Sebanyak 175.007 orang sudah login (memiliki akun, Red) dan 83.009 yang sudah mengisi formulir, tetapi belum final,” terangnya.
Dia menyayangkan minat siswa yang mendaftar di akhir waktu. Pada 4 hingga 10 Februari sepi pendaftar. Jumlahnya meningkat pada lima hari terakhir. “Estimasi server kami itu bisa diakses 150.000 dalam satu hari,” ucapnya.
Menurut Budi, apabila siswa tidak berbarengan mendaftar di akhir periode, tidak ada kejadian server down.
“Karena perilaku dari kita selalu ingin yang di belakang, akhirnya seperti tadi pagi (kemarin pagi, Red),” kata Budi.
Kemarin sore tim SNM PTN melakukan evaluasi. Perbaikan server juga dilakukan. Salah satu upayanya adalah memperbesar bandwidth.
“Tapi, coba dibayangkan dalam waktu yang bersamaan ada yang login secara bersama?,” tutur Budi.
(lyn/c10/fal)






