Kerja sama antara SPPG Keramat Gunungpuyuh dengan Smanda telah berlangsung selama satu tahun dua bulan. Meski efektif, konsep prasmanan belum diterapkan setiap hari dan penentuannya dilakukan melalui evaluasi rutin bulanan bersama pihak sekolah.
Staf Humas SMAN 2 Kota Sukabumi, Andriyansyah, menyambut positif sistem baru ini. Menurutnya, konsep prasmanan lebih higienis dan membantu mengurangi sisa makanan. “Dengan sistem ini, siswa bisa mengambil porsi sesuai kebutuhan. Ini juga membantu mengurangi sisa makanan,” ungkapnya.
Pihak sekolah berharap inovasi MBG terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pemenuhan gizi di lingkungan sekolah. “Alhamdulillah, pelaksanaan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari semua pihak,” pungkasnya.(den/d)




