SUKABUMI – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi kembali mencetak prestasi gemilang di tingkat provinsi dengan meraih gelar juara umum dalam ajang Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) Championship II se-Jawa Barat, yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Sukabumi, pada, Sabtu (2/11/2024).
Kompetisi ini merupakan bagian dari Program Kerja Universitas Muhammadiyah Sukabumi dan diikuti oleh sejumlah sekolah dari seluruh penjuru Jawa Barat.
Dalam kesempatan ini, Kepala SDN Kebonjati, Etty Rosniawaty, mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih oleh tim paskibra sekolah, yang dikenal dengan nama “SHEJURA.” “Alhamdulillaah, prestasi ini adalah hasil dari kerja keras, kolaborasi yang solid, dan dukungan dari berbagai pihak,” ungkap Etty dengan penuh haru.
Tentu saja, Etty menambahkan keberhasilan ini tidak lepas dari usaha siswa-siswi yang tergabung dalam ekstrakurikuler Paskibra, pelatih, guru pembina, serta dorongan yang besar dari para orang tua. “Saya juga selalu memantau langsung setiap kegiatan mereka sebagai bentuk dukungan penuh dari pihak sekolah,” ucapnya.
SDN Kebonjati mengirimkan tiga peleton dalam kompetisi tersebut, dan seluruhnya berhasil meraih prestasi luar biasa. Berikut adalah rincian pencapaian dari tim SHEJURA:
- SHEJURA Senior: Meraih gelar Juara Umum, Juara Umum Global, Juara 1 Utama The Best Favorit, Juara 1 Danton Terbaik, dan Juara 2 Favorit.
- SHEJURA Junior A: Meraih Juara 1 Harapan Madya.
- SHEJURA Junior B: Meraih Juara 2 Harapan Madya.
Tak hanya di bidang Paskibra, siswa SDN Kebonjati juga menunjukkan bakat di bidang seni. Ananda Aruna, salah satu siswa, berhasil meraih Juara 1 dalam kategori Tari Jaipong tingkat Kota dan Kabupaten Sukabumi, menambah deretan prestasi gemilang yang diraih oleh sekolah tersebut.
Dalam wawancara lanjut, Etty menambahkan bahwa dirinya berharap pencapaian ini bisa terus dipertahankan, bahkan meningkat hingga ke tingkat nasional. “Target kita ke depan adalah mempertahankan prestasi ini dan semoga bisa berkompetisi di tingkat nasional,” ujarnya dengan optimis.






