PENDIDIKAN

SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi Gelar JUS Camp, Latih Patriotisme dan Disiplin Sejak Dini

×

SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi Gelar JUS Camp, Latih Patriotisme dan Disiplin Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
SERU: Memperingati Hari Pramuka ke-62, SDN Dewi Sartika CBM Gelar JUS Camp.
SERU: Memperingati Hari Pramuka ke-62, SDN Dewi Sartika CBM Gelar JUS Camp.

SUKABUMI – Memperingati Hari Pramuka ke-62 tahun, SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi menggelar kemah Jumat dan Sabtu atau JUS Camp di Villa Yustik, Jalan Pondok Halimun, Kabupaten Sukabumi. Perkemahan yang digelar selama dua hari yakni pada 18-19 Agustus 2023 tersebut diikuti oleh siswa-siswi kelas V dan VI.

Kepala SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, Nana Mulyana mengatakan, kegiatan JUS Camp di sekolahnya tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-62 tahun sekaligus juga bertujuan untuk menanamkan rasa nasionalisme, patriotisme dan disiplin yang tinggi sejak dini.

Bank bjb Tandamata

“Para siswa dilatih untuk bisa mandiri dan juga mampu beradaptasi dengan alam bebas,” ucap Nana kepada Radar Sukabumi, Minggu (20/8).

Menurutnya kegiatan JUS Camp ini sesuai dengan program Kurikulum Merdeka Belajar dimana anak-anak harus bisa memiliki rasa tanggung jawab, kemandirian dan rasa gotong royong. Sebab ke depan anak-anak akan
menghadapi era industri dan era society.

Masih kata Nana, kegiatan ini juga sekaligus memberikan penyegaran kepada siswa dan guru-guru agar tidak jenuh karena terus belajar di dalam kelas.

Dalam pelaksanaannya para siswa akan dibagi kedalam beberapa kelompok mereka akan bermain permainan berupa games edukatif dimana para siswa saling bekerjasama dan saling berbagi.

Adapun kegiatan JUS Camp sendiri merupakan program terakhir Nana sebagai kepala sekolah di SDN Dewi Sartika dan akan menjabat sebagai Pengawas sekolah. Untuk itu, ia berharap para guru di SDN Dewi Sartika terus berinovasi untuk kemajuan Dewi Sartika lebih baik lagi.

“Harapannya program atau kegiatan yang positif di sekolah bisa terus diteruskan atau bahkan dikembangkan lagi dan para guru mereka harus mampu berinovasi lebih baik lagi,” pungkasnya. (wdy)