SDIT Insani Ekspo Tingkatkan Indeks Partisipasi Pendidikan Kota Sukabumi

SDIT Insani
SERU: Selain kreasi seni dari kelas bakat dan projek dari masing-masing kelas, Insani Ekspo yang dilaksanakan SDIT Insani ini juga diramaikan dengan bazar siswa.

SUKABUMI – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) InsaniĀ  di Sukabumi menggelar acara Apresiasi Kreasi Seni Insani (KREASI) merupakan kegiatan rutinan yang digelar setiap tahun dalam rangka mengembangkan minat, bakat, keaktifan dan kreativitas yang tumbuh di kalangan siswa.

Tahun ini SDIT Insani mengusung tema “Insani Ekspo Berkreasi Seru Bareng Insani”, dihadiri Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi pada Selasa (21/6).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Fahmi ini berharap melaksanaan Insani Ekspo mampu meningkatkan indeks partisipasi di wilayah Kota Sukabumi.

“Saat ini indeks pendidikan di Kota Sukabumi masih belum mencapai 100 persen khususnya dari SD ke SMP, sehingga diharapkan dengan kegiatan ini turut meningkatkan indeks partisipasi pendidikan di wilayah Kota Sukabumi,” ucap Fahmi.

Selain itu, Fahmi juga berharap acara kreasi seni yang dilakukan SDIT Insani bukan hanya untuk meningkatkan indeks partisipan pendidikan di wilayah Kota Sukabumi tetapi juga mampu menciptakan kreativitas dan menumbuhkan bakat setiap siswa.

“Acara Insani Ekspo ini yang semangatnya adalah bagaimana potensi ekstra dan intra kulikuler ini muncul dari anak didik kita, karena memang otak kanan dan otak kiri harus berimbang salah satu ikhtiarnya melalui aksi ini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SDIT Insani, Muhammad Deni Irawan mengatakan tahun ini menjadi tahun pertama kegiatan Insani Ekspo digelar secara tatap muka setelah sebelumnya dua tahun Kota Sukabumi dilanda pandemi Covid -19.

“Selama pademi ini kita tetap mengadakan tetapi dilakukan secara daring, jadi orang tua bisa melihatnya melalui media online atau media sosial, karena waktu itu pandeminya sangat luar biasa, kebetulan karena tahun ini dapat lampu hijau jadi Kreasi ini kita lakukan secara langsung tetapi tetap dengan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Dikatakan Deni, saat ini pendidikan masuk dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Untuk itu kreasi ini sangat berkesinampungan dengan progran Kurikulum Merdeka Belajar.

Sementara itu, Wakil Ketua Pelaksana Insani Ekspo Hilman Muliawan mengatakan, agenda tahun ini menampilan penampilan kelas bakat SDIT Insani seperti tari, pencaksilat dan lainnya juga kegiatan wisudawan iqri kelas 1 dan wisudawan tahfiz juz 28,29 dan 30. (wdy)

Pos terkait