SUKABUMI – Institut Pertanian Bogor (IPB) terus mendorong semua Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sukabumi, untuk siap menghadapi revolusi industri 4.0. Semua Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Jawa Barat (Jabar) khususnya di Sukabumi, harus berlari cepat. Supaya masyarakat Jabar memiliki kesejahteraan berkualitas.
Untuk menyiapkan masyarakat yang siap bersaing menghadapi zaman yang serba digital ini, diperlukan kesiapan PT berkualitas. Menyikapi hal itu, IPB kembali menggandeng PTS yang ada di Sukabumi dan Cianjur untuk bersama-sama menghadapi revolusi industri 4.0.
“Ini menjadi kali kedua IPB bekerjasama dengan kampus-kampus swasta yang ada di Sukabumi dan Cianjur, dengan melakukan konsolidasi untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan kita,” terang Wakil Rektor 1 IPB, Drajat Martianto kepada Radar Sukabumi, Rabu (19/12).
Salah satu cara untuk menyiapkan kampus yang siap menghadapi revolusi industri 4.0, lanjut Drajat, dimulai dari meningkatkan kualitas perguruan tingginya.
Ia menyebut saat ini sedang ada perubahan akreditasi dari BAN PT yang tadinya ada tujuh kriteria, sekarang ada sembilan kriteria yang harus dimiliki PT agar dapat meningkatkan akreditasi kampusnya.
Maka dari itu, IPB sebagai salah satu PT relatif besar di Indonesia khususnya di Jabar, berkewajiban untuk saling sharing ilmu menguatkan kerjasama tetapi untuk bidang akreditasi.
Menurutnya, saat ini Angka Partisipasi Kasar (APK) secara keseluruhan di Jabar untuk lulusan SMA masuk PT masih rendah sekitar 20 persen.”Artinya masih banyak lulusan SMA yang tidak melanjutkan ke PT,” ujarnya.
Tentunya hal itu berpotensi bagi PTS yang ada di Sukabumi, untuk bisa merekrut mereka untuk masuk ke kampus-kampus yang ada di Sukabumi.
“Di Sukabumi jumlah APK saya gak hafal, tetapi sepertinya angkanya tidak berbeda jauh dengan di Jabar, sehingga ini bisa berpotensi bagi PTS di Sukabumi untuk menawarkan kampusnya,” terangnya.Ia menilai, sekarang orang cerdas. Mereka berpikir buat apa masuk ke PT, jika tidak ada nilai plusnya.
“Makanya tujuan dari seminar ini salah satunya bersama-sama meningkatkan reputasi kampus, terutama di akreditasinya.
Agar ketika PTS di Sukabumi memiliki akreditasi minimal B, itu orang akan percaya menimba ilmu di PTS Sukabumi,” ucapnya. Dalam seminar tersebut, semua PTS di Sukabumi didorong untuk bersama-sama meningkatkan kualitas.
“Sehingga, orang tua percaya menitipkan anak-anaknya kepada kita dan ketika lulus mereka mendapatkan pekerjaan ataupun mengembangkan pekerjaan,” paparnya.
Hal itu menurut Drajat, bisa terjadi jika reputasi PT meningkat dan kunci reputasi yang baik dimulai dari akreditasi.
“Kita sangat memandang penting, supaya punya persepsi yang sama, persiapan yang sama dan semua PTS dan PTN yang ada di Sukabumi akreditasinya baik,” pungkasnya.
(wdy)



