“Mahasiswa harus kritis, tetapi kritisnya ini harus dibarengi dengan sumber data yang valid, jelas, dan terpercaya,” tegasnya.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan, khususnya di Sukabumi, memiliki kecakapan dalam membaca tata cara dan pola kebijakan publik secara objektif demi kemajuan bangsa,” pungkasnya.(den/d)





