YOGYAKARTA – Untuk kesekian kalinya mahasiswa Indonesia mampu berkiprah di kompetisi antar mahasiswa internasional. Kali ini kelompok mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM), menunjukkan prestasinya di kompetisi Shell Ideas360 di London, Inggris belum lama ini. Mereka berhasil menjuarai kompetisi inovasi limbah plastik menjadi bahan bakar alternatif kendaraan.
Tiga mahasiswa itu, Herman Amrullah, Sholahuddin Alayyubi dan Thya Araujo. Ketiganya mahasiswa Teknik Kimia UGM. Mereka tergabung dalam Tim Smart Car MCS UGM.
Herman Amrullah, tim manajer dari Smart Car UGM mengatakan, inovasi ini diterapkan pada kendaraan roda empat yang mengeluarkan panas gas buang mencapai 400-500 derajat Celcius.
Suhu itu dapat mengkonversi limbah plastik menjadi bahan bakar. “Dari plastik akan terkonversi jadi gas, nanti setelah dingin akan jadi minyak,” katanya, dalam jumpa pers di UGM pada Senin (23/7).
Inovasi yang dilakukan ini dicontohkannya dalam sebuah prototipe mobil mini. Terdapat tabung di sampingnya yang berisi potongan plastik. Suhu panas yang keluar dari knalpot mobil itu kemudian disalurkan ke dalam tabung. Memanasi plastik supaya menjadi gas yang kemudian nantinya dikonversi menjadi minyak.
Ketika metode ini dipakai untuk sebuah mobil, maka mengatasi masalah limbah plastik dan emisi karbondioksida.



