PENDIDIKAN

Kurang DHA Bisa Ganggu Prestasi Anak

×

Kurang DHA Bisa Ganggu Prestasi Anak

Sebarkan artikel ini
Anak-anak tengah belajar di taman bacaan.

Keadaan ini sangat memprihatinkan mengingat fakta bahwa 80 persen anak Indonesia mengalami kekurangan konsumsi DHA dan Omega 3. “Pengaruh kekurangan DHA pada perkembangan otak anak bisa mempengaruhi daya nalar (kognisi) anak,” katanya.

“Pemberian makanan yang punya nilai gizi dan vitamin yang baik harus diberikan oleh orang tua untuk perkembangan otak anak. Selain itu stimulasi lain yang dibutuhkan adalah pemberian kasih sayang serta interaksi positif dengan anak,” Sofia menjelaskan
Penelitian PISA dari OECD tahun 2018 menyebutkan bahwa kemampuan matematika dan science pelajar Indonesia berada diurutan bawah di peringkat 62 dunia.

Bank bjb Tandamata

Hal ini tentu saja menjadi keprihatinan bagi masa depan anak Indonesia. Sementara itu penelitian Kemendikbud juga menyatakan bahwa daya kemampuan berfikir anak Indonesia masih dibawah negara-negara maju di Asia, Korea dan Jepang meskipun waktu belajar anak Indonesia di sekolah lebih lama dibandingkan pelajar di negara lain.

“Sudah selayaknya orangtua dan mereka yang peduli terhadap prestasi dan masa depan anak Indonesia untuk senantiasa peduli pada pemenuhan gizi anak termasuk gizi untuk membantu perkembangan otak mereka,” tegas Sofia.

(jpg)