Kampus

Cara UBSI Sukabumi Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

×

Cara UBSI Sukabumi Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Sebarkan artikel ini
SERIUS: Pemateri menjelaskan pentingnya guru BK melek teknologi dalam seminar UBSI Kampus Sukabumi.

Edukasi Guru BK, Rilis Aplikasi Tryout Berhadiah Mobil

Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi mengajak seluruh pelajar untuk melek teknologi. Hal tersebut untuk mulai mempersiapkan era Revolusi Industri 4.0.

WIDI FITRIA, Sukabumi

Bank bjb Tandamata

Tidak dipungkiri pemanfaatan teknologi serta big data, telah mulai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Banyaknya tantangan dalam Revolusi Industri 4.0 seperti infrastruktur internet di Indonesia, tidak menjadikan perubahan ini terhenti.

Tahun ini sektor ekonomi, politik, budaya bahkan sektor pendidikan pun sudah mulai terasa perubahan di dalamnya.

Selain adanya revolusi industri 4.0, kultur pendidikan khususnya setingkat SMA saat ini sudah tidak bisa disamakan lagi dengan generasi sebelumnya, karena pelajar yang dihadapi merupakan generasi Z.

Generasi ini rata-rata terlahir dalam rentang waktu tahun 1995-2014. Pelajar pada generasi ini dikenal memiliki kemampuan yang baik dalam beradaptasi dengan teknologi.

Untuk mempersiapkan tantangan tersebut, UBSI Kampus Sukabumi mengundang Guru Bimbingan dan Konseling (BK) se-Kota dan Kabupaten Sukabumi untuk mengikuti seminar “Peran Guru BK dalam Mempersiapkan Siswa Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0”.

Seminar menghadirkan Denny Pribadi, selaku Kepala UBSI Kampus Sukabumi. Menurutnya guru BK memiliki peranan penting di lingkungan sekolah, karena mereka memiliki peranan serta pendekatan yang lebih personal dengan para pelajar.

“Jika guru di kelas lebih mengajarkan tentang hardskill, guru BK lebih mengajarkan siswa untuk menguasai softskill,” ujar Denny kepada Radar Sukabumi, Selasa (19/3).

Oleh karenanya guru BK pada zaman ini harus memiliki teknik pendekatan yang berbeda kepada pelajarnya. Terlebih lagi softskill yang diajarkan harus lebih terarah dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Seminar ini bermaksud untuk berbagi tips dalam menghadapi pelajar generasi Z, karena mahasiswa yang dihadapi di kampus saat ini kurang lebih merupakan generasi yang sama.

Selain itu di Universitas Bina Sarana Informatika sejak lama dalam proses pembelajarannya selalu menyesuaikan, dengan perkembangan ilmu teknologi.

Pada saat proses pendaftaran saja, calon mahasiswa tidak perlu lagi untuk langsung datang ke kampus, tetapi melalui aplikasi mobile Android yang bisa diakses dimanapun dan mudah digunakan oleh para generasi saat ini yang kehidupannya tidak pernah terlepas dari gawai/gadget.

Tahun ini, pihaknya juga merilis aplikasi android Tryout Berhadiah Mobil. Aplikasi ini merupakan bentuk kepedulian kampus terhadap siswa SMA sederajat yang akan segera menghadapi Ujian Nasional.

Tidak hanya untuk persiapan ujian nasional, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk latihan menghadapai Ujian Sekolah, SNMPTN serta UTBK.

“Sebagai motivasi serta penambah semangat belajar siswa dalam menghadapi Ujian Nasional, bagi pelajar yang dapat menjawab soal di aplikasi paling cepat serta tepat berhak mendapatkan hadiah utama satu unit mobil Daihatsu Sigra.

Selain mobil, masih banyak hadiah lainnya berupa handphone, tablet, laptop serta sepeda motor,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua MGBK Kota Sukabumi Hasan Abdurohaman menyambut baik kegiatan yang diadakan oleh Universitas Bina Sarana Informatika, yang merupakan kegiatan yang seringkali dinantikan oleh para guru BK, selain menambah wawasan kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi langsung para guru BK di Kota dan kabupaten Sukabumi.

Hasan berharap kegiatan ini dapat kembali diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya.

“Semoga dengan adanya kegiatan seminar ini, para guru BK bisa mendapatkan banyak manfaat yang dapat diambil kemudian menerapkannya kedalam teknik pendekatan yang lebih sesuai kepada para siswa/siswi generasi Z dalam menghadapi era revolusi industri 4.0,” tutup Hasan yang juga guru BK di SMAN 1 Kota Sukabumi. (*)