PENDIDIKAN

Gladi TKA Sukabumi Lancar, 90 Persen Sekolah Siap Hadapi Ujian April

×

Gladi TKA Sukabumi Lancar, 90 Persen Sekolah Siap Hadapi Ujian April

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi memastikan pelaksanaan gladi Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang digelar pada Maret 2026 berjalan lancar dan tertib. Kegiatan ini menjadi simulasi perdana jelang pelaksanaan TKA resmi pada April mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Sukabumi, Novian Restiadi, menyampaikan bahwa seluruh satuan pendidikan mengikuti gladi dengan antusias. Hal ini mengingat TKA merupakan program baru yang akan впервые diterapkan pada tahun 2026.

Bank bjb Tandamata

“Gladi ini menjadi simulasi utuh karena diikuti seluruh peserta TKA. Tujuannya untuk memetakan kesiapan teknis sekaligus mental siswa sebelum pelaksanaan sebenarnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, TKA mengusung tagline Jujur Gembira, sehingga peserta didik diharapkan dapat mengikuti ujian tanpa tekanan mental.

Secara umum, gladi TKA bertujuan sebagai pemetaan mutu pendidikan dasar skala nasional. Selain itu, kegiatan ini juga melatih siswa agar terbiasa dengan format soal serta manajemen waktu pengerjaan, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. Bagi guru, hasil gladi menjadi acuan untuk menentukan materi yang perlu diperdalam.

Pelaksanaan gladi TKA di Kota Sukabumi melibatkan 124 satuan pendidikan tingkat SD, baik negeri maupun swasta, dengan jumlah peserta mencapai 5.364 siswa kelas VI. Sementara pada jenjang SMP, kegiatan diikuti oleh 6.440 siswa.

Dari hasil evaluasi, ditemukan sejumlah kendala teknis, terutama pada proses login siswa ke dalam sistem berbasis web. Keterbatasan bandwidth di beberapa sekolah menjadi penyebab utama. Selain itu, sempat terjadi gangguan sinkronisasi database pada awal pelaksanaan serta lonjakan trafik yang mengakibatkan lambatnya pemuatan soal berbasis gambar.

Meski demikian, kendala tersebut dapat segera diatasi sehingga pelaksanaan gladi tetap berjalan lancar hingga selesai.

“Secara umum, tidak ada kendala signifikan dari sisi perangkat. Hanya beberapa kasus komputer yang melambat, namun dapat langsung ditangani,” jelas Novian.

Terkait kesiapan menghadapi TKA, ia menilai sebagian besar sekolah telah berada pada tahap pemantapan, baik dari sisi data peserta maupun infrastruktur. Dinas pun telah menginstruksikan sekolah untuk meningkatkan kapasitas internet sementara serta menyiapkan akses cadangan guna mengantisipasi gangguan teknis.

Bagi sekolah yang belum memiliki sarana memadai, pelaksanaan TKA akan dilakukan dengan sistem pembagian sesi sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dari sisi substansi, soal yang diujikan dinilai telah sesuai dengan kurikulum yang berlaku, yakni Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013. Penyusunan soal dilakukan oleh guru-guru terpilih melalui proses seleksi, termasuk enam guru asal Kota Sukabumi yang terlibat dalam tim penyusun.

Hasil capaian gladi menunjukkan efektivitas tinggi sebagai instrumen uji coba. Dinas Pendidikan mencatat sekitar 90 persen satuan pendidikan di Kota Sukabumi telah mampu menjalankan prosedur teknis secara mandiri.

“Melalui gladi ini, kami dapat mengidentifikasi titik lemah, terutama pada infrastruktur jaringan dan sistem pelaporan digital. Ini menjadi langkah antisipasi sebelum pelaksanaan TKA sesungguhnya,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan akan menggelar rapat koordinasi dengan seluruh satuan pendidikan untuk memperkuat kesiapan infrastruktur. Penambahan bandwidth menjadi salah satu prioritas utama.

Selain itu, pembinaan khusus juga akan diberikan kepada sekolah yang masih mengalami kendala, termasuk pelatihan ulang bagi operator dan pengawas. Sementara bagi siswa dengan capaian rendah, sekolah didorong untuk mengintensifkan latihan soal dan try out, terutama dalam aspek manajemen waktu.

Dengan berbagai langkah tersebut, pelaksanaan TKA pada April mendatang diharapkan dapat berjalan optimal tanpa hambatan berarti.(Wdy)