PENDIDIKAN

Dibalik Usaha Perjuangan Para Honorer

×

Dibalik Usaha Perjuangan Para Honorer

Sebarkan artikel ini

Sebagai perempuan, Titi kadang merasa tidak berdaya. Dia pun harus tebal muka ketika berhadapan dengan siapa saja yang dirasa bisa membantu honorer K2 menjadi PNS.

“Kadang kalau yang ditemui itu agak cuek kami harus tebal muka. Namanya minta bantuan disuruh apa saja kami lakukan walaupun hati kami berontak. Sering juga kami dimarahi tapi ya siap saja,” tuturnya.

bank BJB

Yang membuat Titi kecewa ketika isu penipuan merebak di FHK2I. Oknum pengurus disebut-sebut meminta uang kepada anggota forum dengan alasan untuk pengurusan CPNS. Bagi yang tidak mau membayar akan dihapus dari data base.

semua ini sangat menyakitkan ungkap,, Titi. Namun dia tetap berbesar hati. Dia membenarkan ada iuran yang ditarik dari honorer K2. Itupun jumlahnya tidak ditentukan dan tergantung keikhlasan.

“Namanya perjuangan harus ada pengorbanan. Berkorban tenaga, dana, waktu, dan perasaan. Kami yakin pengorbanan ini tidak akan sia-sia, semua akan indah pada waktunya,” tandasnya.

Baik Nurbaiti maupun Titi sama-sama bertekad tidak akan pernah berhenti berjuang sampai 439.590 honorer K2 menyandang status CPNS.

 

(esy/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *