Piala Dunia

Spanyol Juara, Argentina Tutup Laga dengan Keributan

×

Spanyol Juara, Argentina Tutup Laga dengan Keributan

Sebarkan artikel ini
Insiden memalukan mewarnai berakhirnya final Piala Dunia 2026. Sejumlah pemain Argentina terlibat keributan dengan para pemain Spanyol sesaat setelah laga usai

NEW JERSEY – Insiden memalukan mewarnai berakhirnya final Piala Dunia 2026. Sejumlah pemain Argentina terlibat keributan dengan para pemain Spanyol sesaat setelah laga usai, menyusul kekalahan 0-1 yang membuat La Albiceleste gagal mempertahankan gelar juara dunia.

Ketegangan pecah setelah wasit meniup peluit panjang. Argentina sebelumnya harus bermain dengan 10 orang setelah Enzo Fernández menerima kartu kuning kedua pada menit ke-93. Saat Spanyol merayakan kemenangan, pemain pengganti Argentina Nahuel Molina melayangkan pukulan ke arah kapten Spanyol, Rodri.

Kericuhan semakin membesar ketika Leandro Paredes menendang Eric García dan mendorong leher bek Spanyol tersebut. Paredes juga menjatuhkan Gavi dalam insiden yang melibatkan sejumlah pemain Argentina. Pelatih Lionel Scaloni berusaha meredakan situasi dengan menarik García menjauh dari kerumunan.

Mantan kapten Timnas Inggris, Alan Shearer, mengecam keras tindakan tersebut. “Paredes melepaskan dua atau tiga pukulan ke arah wajah lawan. Tidak ada tempat untuk tindakan seperti itu. Kekalahan memang menyakitkan, tetapi ada cara yang benar untuk menerimanya,” ujarnya kepada BBC.

Sepanjang pertandingan, Argentina tampil dengan intensitas tinggi dan keras. Lima pemain mereka menerima kartu kuning, sementara Spanyol tampil dominan dengan 65 persen penguasaan bola dan 20 tembakan. Argentina hanya mencatatkan dua tembakan sepanjang 120 menit tanpa satu pun mengarah ke gawang.

Gol tunggal Ferran Torres memastikan Spanyol menang 1-0 sekaligus meraih gelar juara Piala Dunia kedua. Namun, insiden seusai laga justru mencoreng pertandingan puncak yang seharusnya menjadi pesta sepak bola dunia.