Melihat komandannya dipukul, anggota TNI lainnya langsung memburu pelaku pemukulan terhadap Dandim. Bukannya menyerah, pelaku malah melawan sehingga memicu perkelahian.
Dandim pun berusaha melerai perkelahian itu. Tidak berhenti, peristiwa itu lantas memicu reaksi warga lainnya dengan merusak kendaraan dinas TNI.
Setelah berhasil dilerai, pihak TNI mendatangi keluarga korban dan melakukan mediasi. Namun dari pihak korban disebut belum menyetujui permintaan tersebut. Akibat peristiwa tersebut, selain seorang warga Sidatapa terluka, Dandim Buleleng dan tiga anggota Kodim Buleleng juga terluka dalam insiden ini.






