DPMPTSP Kabupaten Sukabumi Segera Implementasikan OSS Berbasis Resiko

  • Whatsapp
DPMPTSP Kabupaten Sukabumi
Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

SUKABUMI – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi segera mengimplementasikan sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) berbasis resiko.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Zainul S, SE menerangkan, secara perlahan akan melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha dan calon pelaku usaha terkait Online Single Submission (OSS) berbasis resiko.

Bacaan Lainnya

“Berhubung masih masa pandemi covid, sosialisasinya kami lakukan dengan cara sederhana,” kata Zainul.

Dikatakan, agar OSS berbasis resiko ini bisa berjalan optimal, DPMPTSP Kabupaten Sukabumi akan bersinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan dengan proses perizinan.

“Kita akui, saat ini migrasi dari versi lama ke versi baru belum beres. Dan kami akan meminta petunjuk ke Kementerian Investasi, langkah-langkah DPMPTSP dalam hal teknis pelayanan,” ujarnya.

Zainul menjelaskan, sistem OSS berbasis resiko tertuang dalam salah satu peraturan pelaksana UU Cipta Kerja, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko serta PP Nomor 6 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha di Daerah. Dalam PP tersebut, terang Zainul, Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria atau NSPK perizinan berusaha berbasis risiko dalam OSS menjadi acuan tunggal bagi pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha.

“Sistem yang baru ini, wajib digunakan oleh Kementerian/Lembaga, Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK, pelabuhan bebas, pelaku usaha, Pemerintah Daerah, serta pengusaha perdagangan bebas. Dan, tidak ada lagi acuan lain dalam implementasi proses perizinan berusaha kecuali PP 5/2021 ini,” katanya.

Zainul menyatakan sistem OSS berbasis risiko merupakan penyempurnaan sistem OSS sebelumnya yang memiliki versi 1.0 menjadi OSS berbasis risiko, yang memudahkan pengusaha.

“OSS berbasis risiko ini, mengutamakan transparansi, kecepatan, kepastian dan pasti mudah. Dengan OSS ini yang penting lengkap saja syaratnya langsung diproses,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *