Menurutnya tindakan mencorat-coret paspor memang tidak diperbolehkan. “Enggak boleh seperti itu harusnya (tulis nomor telepon pribadi di paspor), kita (Kodam Jaya) dalami ya,” tutur Indra, seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Rabu (23/12).
Indra kemudian menunjukkan pesan yang diterimanya dari salah seorang petugas Wisma Atlet Pademangan. Pesan itu mengungkapkan oknum TNI dan korban akan melakukan mediasi. Paspor korban dipastikan akan diganti dengan yang baru.
“Sedang ditangani dan dipertemukan untuk penyelesaian dan penggantian paspor yang bersangkutan,” pungkasnya.






