Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan dari Kementerian Keuangan dan DPR. “Kemenkeu bisa kebobolan belanja-belanja tidak masuk akal, sementara pengawasan DPR seolah nihil,” kritiknya.
Pencopotan Dadan Hindayana disebut sebagai sinyal kuat bahwa pemerintahan Prabowo tidak akan mentolerir praktik korupsi, sekaligus menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola lembaga negara.(*)






