Selain itu, terekam gempa vulkanik dangkal sembilan kali dengan amplitudo 3–18 mm dan durasi 8–19 detik. Juga, gempa vulkanik dalam tiga kali dengan amplitudo 12–44 mm dan durasi 8–33 detik.
Selain itu, terjadi gempa tektonik lokal satu kali dengan amplitudo 5 mm, durasi 16 detik dan gempa tektonik jauh sebanyak dua kali, amplitudo 3–24 mm, durasi 81–94 detik.
Mengenai penyebab bualan, jelas Suparjan, sementara masih dianalisis. Namun, itu bisa jadi dipengaruhi faktor eksternal seperti intensitas hujan tinggi. ”Kalau mengenai tinggi gelombang tidak ada data, yang ada hanya informasi yang di lokasi,” jelasnya.
Untuk sampai saat ini, status Gunung Api Ijen masih aktif normal dan rekomendasi untuk masyarakat di sekitar gunung api Ijen dan pengunjung/wisatawan/penambang tidak diperbolehkan mendekati bibir kawah maupun turun dan mendekati dasar kawah Gunung Ijen. Pengunjung juga dilarang menginap dalam kawasan dalam radius 1 kilometer dari kawah.
Mengenai keberaniannya mengevakuasi Andika dengan cara berenang di tengah danau yang penuh asam sulfat, Arifin mengatakan, itu karena sudah tidak ada jalan lain.
”Teman-teman SAR bilang tunggu Pak, kita harus pakai perahu. Saya berpikir, maaf Pak, saya mampu. Akhirnya saya lepas baju semua tinggal celana dalam langsung saya njebur dan berenang,” ujar pria yang sudah 31 tahun menambang belerang itu.
Sementara itu, aktivitas vulkanik gunung lain di Jawa Timur, Semeru, juga tiba-tiba meningkat kemarin. Gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa tersebut terus mengalami letusan secara intensif. Ditambah hujan yang memicu banjir lahar dingin di daerah hilir.
Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Logistik, BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi Siswo membenarkan adanya peningkatan vulkanik tersebut. ”Benar informasi letusan amplitudo terjadi sebanyak 19 kali dari jam 12.00 sampai jam 18.00,” ujarnya.
Meski mengalami peningkatan aktivitas vulkanik, Gunung Semeru tetap berstatus waspada level II. ”Guguran material dari letusan hanya awan panas disertai batu dan bukan lava pijar,” ujarnya. (jpg)






