“Yakinlah angkatan laut Tiongkok akan gemetar melihat Frigate tipe Arrowhead 140 berpatroli di lautan Indonesia, dan akan berpikir dua kali untuk wara wiri di lautan Natuna lagi,” tambahnya.
Sebelumnya, Sekretaris Utama Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksamana Muda S Irawan, mengungkapkan aksi kapal Tiongkok di perairan Natuna terekam sejam Agustus 2021. Kapal negeri Tirai Bambu ini bergerak di sekitar penambangan minyak.
Padahal, aktivitas pengeboran minyak masih itu masuk ke dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.
Sumber : Jawapos






