Mau tidak mau, Asna tak boleh hanya berpangku dagu menunggu anggaran dari APBD. Tapi, harus gesit mengejar peluang sekecil apa pun di provinsi dan pusat. Sehingga dana-dana sosial bisa lebih banyak mengucur ke daerah. “Saya minta bu kadis ini supaya bisa cepat beradaptasi,” tegasnya.
Komunikasi-komunikasi struktural harus dimanfaatkan sebagai peluang membangun jaringan. Jangan sampai nasib warga kota, makin tak karu-karuan dengan respons lambat dari kepala dinasnya. “Harus proaktif mencari dana-dana pengentasan kemiskinan,” pintanya.
Sementara itu, peluang perombakan pejabat oleh Wali Kota Mataram, semakin terbuka lebar. Pelantikan hanya dua orang pada pada Rabu (17/1) lalu, seperti sinyal kuat, banyak pejabat yang kemungkinan bakal dikocok ulang.
Surat izin dari Ditjen Otonomi Daerah yang kabarnya sudah ada di tangan wali kota, bisa jadi dasar kuat melibas pejabat yang miskin inovasi.
Sinyal perombakan ini, tak hanya diisyaratkan wali kota dan sumber terpercaya Lombok Post dari internal pemkot. Tapi dewan pun setuju, pejabat yang tak bisa mengerjakan perintah wali kota, harus disingkirkan.
“(Termasuk) pejabat yang lemah dalam eksekusi anggaran, sehingga akhir tahun kerap tumpang tindih merealisasikan proyek-proyeknya,” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Mataram I Gede Sugiartha.
Ia membenarkan, mutasi dan demosi jadi kewenangan penuh kepala daerah. Tapi ia juga mengingatkan adanya tugas dan fungsi dewan yang memungkinkan untuk menerbitkan rekomendasi. Agar pejabat yang dinilai tak inovatif di gunting dari posisi empuknya.
“Iya ini hak prerogatif wali kota dan wakil wali kota, tapi kita tetap bisa keluarkan rekomendasi sebagai pertimbang kepala daerah,” jelas politisi Gerindra itu.
Politisi bertubuh subur ini mengaku, tak segan melayangkan surat pada kepala daerah. Pihaknya juga ingin tetap objektif. Mendorong agar pemerintahan saat ini, dibangun dalam semangat profesionalisme kerja demi kesejahteraan masyarakat kota.
“Kalau memang tak mampu, pasti kami keluarkan rekomendasi (agar diganti), apalagi sampai dapat raport merah,” cetusnya.


