NASIONAL

Tak Puas Entaskan Kemacetan

×

Tak Puas Entaskan Kemacetan

Sebarkan artikel ini

Terpisah, Kasie Pembangunan Gedung Pemeritah dan Fasilitas Publik Disrumkim Kota Depok, Sriyanto menyebutkan, untuk pembangunan sekolah di 2017 ini ada dua SMP, yaitu SMP Negeri 25 di kawasan Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan dan SMP Negeri 26 di kawasan Kelurahan/Kecamatan Beji. Namun yang terealisasi hanya SMP Negeri 26. SMP Negeri 25 tidak terealisasi, karena ada sengketa lahan yang belum selesai antara bagian aset dan pemilik lahan.

Sedangkan rehabilitasi, pembangunan ruang kelas baru untuk SMP Negeri ada tiga sekolah dengan jumlah biaya mengunakan APBD Depok 2017 sebesar Rp13.341.595.000 dan pembangunan ruang kelas baru untuk SD Negeri ada 22 sekolah dengan jumlah biaya Rp16.343.785.000. “Lalu, rehab ruang kelas untuk SMP Negeri ada tiga sekolah jumlah dana sebesar Rp2.084.096.000 dan SD Negeri ada 12 sekolah dengan pemkot mengeluarkan dana sebesar Rp9.675.727.000,” tandasnya.

Bank bjb Tandamata

Pemimpin Redaksi Radar Depok, Iqbal Muchamad mengatakan, survei ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kepuasan masyarakat Kota Depok terhadap kinerja walikota dan wakil walikota selama dua tahun memimpin. “Tidak ada intervensi dari siapapun dan dari mana pun terkait hasil survei ini,” jelasnya.
Survei ini bertujuan, untuk mendapatkan gambaran tingkat kepuasaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah Kota Depok. Survei dilakukan dalam bentuk kuesioner yang di isi masyarakat Depok. Hasilnya sebanyak 566 kuesioner berhasil di kumpulkan dalam waktu dua pekan. Pertanyaan dalam survei ini dirancang sesederhana mungkin, agar mudah dicerna oleh masyarakat. “Survei dilakukan sekaligus wawancara,” tandasnya.(hmi)