Kemacetan sesuai data Dishub Depok, ada di titik sekolah dan persimpangan jalan. Titik kemacetan di Depok ada sebanyak 30 lokasi. Antara lain, Simpangan Depok, Simpangan Dewi Sartika, Lampu Merah Tugu Adipura, dan masih ada titik lain.
Kondisi ini disebabkan karena berbagai jalur saling bertemu kendaraan. Selain itu, salah satu penyumbang kemacetan adalah angkot. Angkutan umum trayek dalam kota yang berhasil memiliki badan hukum dan terdata di Dishub Depok sebanyak 1.395 kendaraan. Jumlah ini dari 2.853 kendaraan yang ada di Depok. Dari hasil pelaksanaan tersebut, baru sebanyak 48,90 persen. Sedangkan untuk badan usaha pada trayek lintas batas atau mobil bus kecil sebanyak 54,34 persen. Hasil persentase tersebut berjumlah 1.967 yang sudah berbadan hukum dari 3.620 kendaraan yang ada.
“Jadi, angkutan umum trayek dalam kota dan trayek lintas batas atau mobil bus kecil yang lalu lalang di Depok ada 6.473. Angkutan yang tak mengurus badan hukum dikarenakan adanya peremajaan angkutan,” tegasnya.
Sementara meningkatnya pendidikan di Kota Depok, menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Tinte Rosmiati. Di 2016 ada anggaran untuk penambahan ruang kelas baru (RKB), rehab dan relokasi. Khusus RKB Sekolah Dasar Negeri (SDN) ada 72 lokal dari 20 SDN, yang dibangun dengan nilai anggaran APBD 2016 sebesar Rp14,5 miliar. Sedangkan rehab SDN sebanyak 59 lokal, dari 18 SDN dengan dana Rp9,4 miliar. Terakhir, ada 8 lokal yang direlokasi untuk satu SDN dengan biaya Rp1,4 miliar.
Di SMPN khusus RKB ada 16 lokal dari 4 SMPN yang dibangun, anggarannya Rp2,8 miliar. Sedangkan rehab hanya 1 SMPN itu pun perbaikannya untuk lima lokal dengan biaya Rp912 juta. “Semua pembangunan di 2016 murni menggunakan dana APBD 2016 dengan jumlah sekira Rp29 miliar,” terangnya.
2017 Dinas Pendidikan memantau pembanguan melalui DAK dari pusat. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI), memberikan bantuan DAK untuk 91 SD dan SMP negeri maupun swasta sebesar Rp19.510.552.897. Penggunaan DAK akan digunakan untuk rehab bangunan, pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) termasuk di dalamnya pembuatan laboratorium dan perpustakaan.



