NASIONAL

Soal Penanganan, Cipayung Plus: Jokowi Gagal Tangani Pandemi Covid!

×

Soal Penanganan, Cipayung Plus: Jokowi Gagal Tangani Pandemi Covid!

Sebarkan artikel ini
Cipayung
Cipayung Plus saat memberikan keterangan pers di Jakarta/Ist

JAKARTA — Presiden Jokowi disebut gagal oleh kelompok organisasi kemahasiswaan Cipayung Plus yang didalamnya terdiri dari PB HMI, PB PMII, PP GMKI, PP PMKRI, PP HIKMABUDHI, PP KMHDI, DPP IMM, PP KAMMI, PP HIMA PERSIS, PP PII, EN LMND, kelompok Cipayung Plus ini menyatakan sikap bersama terkait penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Secara garis besar, Cipayung Plus menilai pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dinilai gagal dalam menanggulangi dan mengendalikan pandemi Covid-19.

Bank bjb Tandamata

“Cipayung Plus yang terdiri dari 11 organisasi menyuarakan sikap, pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo gagal dalam penanggulangan wabah Covid-19, bersama dampak yang datang mengiringinya, baik di sektor ekonomi, sosial, budaya, politik maupun pemerintahan,” tegas Ketua Umum PP GMKI Jefri Gultom selaku perwakilan Cipayung Plus saat jumpa pers di Gedung Juang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/8).

BACA JUGA : Tolak Salat Jumat Dua Gelombang, MUI : Salatnya Tidak Sah

Oleh karena itu, ada 14 tuntutan mereka terkait penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Yakni Presiden harus segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Kabinet Indonesia Maju. Presiden harus segera melakukan evaluasi terhadap kebijakan ekonomi, kesehatan, Pendidikan, hukum dan tata kelola pemerintahan terutama dalam penanganan pandemi Covid-19

Lalu pemerintah harus membuat roadmap penanganan Covid-19 berlandaskan pada Undang-undang kekarantinaan Kesehatan Mendesak Presiden segera mengambil alih dan memimpin langsung penanganan Covid-19 serta melakukan reformasi Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dengan melibatkan pakar dan ahli sesuai dengan bidangnya, bukan memberikan porsi yang besar kepada politisi dan pembisnis yang Sangat rentan konflik kepentingan.

Kemudian, membentuk Tim Khusus komunikasi penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional sehingga komunikasi pemerintah terpusat dan efektif. Pemerintah harus segera memperbaiki data penerima, mekanisme penyaluran bantuan sosial dan kualitas bantuan sosial

Cipayung plus juga meminta agar pemerintah segera gratiskan biaya test Covid-19, obat-obatan, vitamin, oksigen serta mempercepat vaksinasi di kelompok rentan, pelajar, mahasiswa, dan pesantren dan menjamin ketersediaannya. Segera Evaluasi dan perbaiki Sistem Pendidikan dan Bebaskan Mahasiswa dari Beban Uang Kuliah Tunggal (UKT)/Pembiayaan Kuliah.