Untuk tetap menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan migor dalam negeri sekaligus menjaga daya beli masyarakat yang terdampak pandemi, imbuh Oke, pemerintah mengambil langkah memberikan ruang penjualannya tidak hanya dalam bentuk kemasan. Saat ini pemerintah lebih mengedepankan pendekatan melalui edukasi masyarakat agar beralih ke migor dalam kemasan.
Sebab, penggunaan migor kemasan lebih memenuhi syarat kesehatan dan dari sisi harga lebih stabil daripada migor curah. “Kami akan mengambil langkah lain untuk mengedukasi masyarakat agar perlahan mulai beralih ke penggunaan minyak goreng dalam kemasan. Hal ini tidak lain dalam rangka penyediaan pangan yang berkualitas,” urainya.






