Sidang Isbat hari itu diawali dengan seminar posisi hilal pukul 16.30 WIB, lalu dilanjutkan sidang tertutup pukul 18.30 WIB. Sekitar pukul 19.05 WIB, hasil resmi diumumkan melalui konferensi pers. Hadir dalam giat ini perwakilan duta besar negara sahabat, Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, MUI, BMKG, BRIN, akademisi ITB, planetarium, hingga pimpinan ormas Islam dan pondok pesantren.
Bagi umat Muslim, penetapan ini bukan sekadar angka astronomi. Di balik hitungan derajat dan menit, ada makna spiritual: persiapan menyambut Ramadan dengan hati yang bersih. Meski hilal tak terlihat, cahaya bulan suci tetap dinanti dengan penuh syukur.(**)




