Refly menambahkan, Roy semula tidak berencana menjalani rawat inap. Namun setelah berdiskusi dengan keluarga dan tim kuasa hukum, ia menerima rekomendasi dokter. “Kalau berapa lamanya dirawat kita tidak tahu. Itu tergantung perkembangan kondisi dan keputusan dokter,” kata Refly.
Ia menolak menjelaskan secara rinci diagnosis penyakit Roy, hanya menyebut bahwa penyakit tersebut tergolong umum dan banyak dialami masyarakat Indonesia.(*)






