“Kita sempat bengong melihat adanya rombongan orang yang datang. Ketika itu kami kira kelompok pandepokan silat,” ungkapnya.
Warga pun sempat beradu sorot mata dengan para pelaku penyerangan. Namun, warga tak bisa berbuat banyak lantaran para pelaku penyerangan membawa berbagai jenis senjata tajam.
“Mereka membawa berbagai jenis senjata. Ada yang bawa parang, pedang, dan senjata lainnya,” bebernya.
Sampai saat ini, personel kepolisian bersenjata lengkap sudah langsung melakukan penjagaan ketat di Ponpes Assunah. Sementara, Tim Inafis dari Polda NTB sudah turun dan melakukan olah TKP. (radarlombok/pojoksatu)






