JAKARTA – Kasus terorisme masih menjadi momok bagi keamanan di Indonesia. Guna memaksimalkan penanggulangan kelompok radikal ini Polri dikabarkan meminta tambahan anggaran hingga Rp 44 triliun ke pemerintah.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan anggaran polri tahun ini telah mencapai Rp 100 triliun. Namun pagu indikatifnya hanya berkisar Rp 60-70 triliun.
Atas dasar itu Polri butuh dana tambahan untuk kegiatan operasional.
“Kalau anggaran kita tahun ini lebih dari Rp 100 triliun. Nah yang kemarin diajukan pagu indikatifnya Rp 60-70 triliun.
Makanya diminta tambahan lagi,” ujar Setyo di Lapangan Silang Monas Jakarta Pusat, kemarin (5/6).
Setyo menerangkan saat ini penyebaran sel-sel teroris telah merata hingga 34 provinsi.



