Rektor juga menjelaskan bahwa ada sekitar 30% mahasiswa asal Jawa Barat bagian barat berkuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Sementara saat ini, arus masuk calon mahasiswa baru asal Jabar ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sudah mulai terasa.
Rektor mengatakan jumlah calon mahasiswa baru asal Jabar kedua terbanyak.
“Sekarang sudah menyalip ke posisi kedua di UIN Jakarta untuk arus masuk (mahasiswa) yang melakukan testingnya,” tutur Rektor.
(dia/pojoksatu)



