Meski PPKM, Ekonom Pesimis Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III 2021 Akan Membaik

  • Whatsapp
Jokowi
Presiden Jokowi berinteraksi dengan siswa SDN Sudimara Cilongok, Banyumas, di peringatan Hari Anak Nasional (HAN), Jumat (23/7/2021)

JAKARTA — Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang telah diterapkan pemerintah dalam upaya pengendalian Covid-19 telah melemahkan ekonomi rakyat kecil.

Dalam diskusi daring bertema ‘Meneropong Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III Imbas PPKM Darurat’ yang digelar Narasi Institute, ekonom senior Fadhil Hasan melihat ada tiga hal yang terdampak akibat kebijakan PPKM, yakni ekonomi kecil melemah, daya beli masyarakat turun, dan kelompok menengah menahan konsumsinya.

Bacaan Lainnya

PPKM membuat ekonomi rakyat berbasis UMKM mengalami kematian. Daya beli kelompok menengah bawah menderita, serta masyarakat menengah atas kembali menahan konsumsinya,” kata Fadhil Hasan, Jumat (23/7).

Ketiga hal tersebut diperparah dengan lambatnya berbagai program bantuan sosial yang diberikan pemerintah. Keterlambatan tersebut disinyalir terjadi karena birokrasi dan ketidakcukupan anggaran.

Melihat fakta di lapangan, ia memprediksi ekonomi Indonesia tidak langsung cepat bergerak setelah PPKM level 4 dinyatakan selesai pada akhir Juli 2021 nanti. Sebab pertumbuhan ekonomi membutuhkan terkendalinya kasus Covid-19.

Hal itu hampir serupa saat pemerintah menerapkan kebijakan PSBB pada pertengahan Maret 2020. Saat itu, pertumbuhan ekonomi triwulan I 2020 turun sebesar 2 persenan dibanding triwulan I 2019.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *