JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dampak kenaikan harga BBM jenis Pertamax terhadap inflasi relatif terbatas.
Pertamax (RON 92) naik menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter. Sementara Pertamax Green 95 (RON 95) naik menjadi Rp17.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900.
“Dampak ke inflasi harusnya relatif minim. Karena Pertamax tidak dipakai untuk angkutan barang dan angkutan umum,” kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (10/6).
Terkait mekanisme kuota BBM bersubsidi, Purbaya enggan berkomentar lebih lanjut dan menyerahkan sepenuhnya kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.



