Nantinya, aplikasi ini dikatakan dapat langsung digunakan tanpa harus memasang banyak fon. Nantinya pengguna bisa mencoba menulis dengan memilih salah satu aksara, kemudian mengalihkan ke dalam huruf Latin dan sebaliknya.
Selain itu, ada juga fitur pengenalan karakter untuk masing-masing aksara. Tantangan dalam pengembangan aplikasi atau laman ini salah satunya adalah belum semua aksara bisa masuk ke dalam aplikasi ini, karena syaratnya adalah aksara tersebut harus sudah memenuhi standar Unicode.
Sampai saat ini baru ada beberapa aksara yang tercatat di Unicode, yaitu Bali, Sunda, Jawa, Lontaraq (Bugis), Batak, dan Rejang (Surat Ulu). Kendala lainnya adalah masalah standardisasi untuk transliterasi dan papan ketik. Namun, atas upaya PANDI dan BSN, masalah ini akan teratasi dalam waktu dekat setelah beberapa aksara nusantara mendapat standar ISO.





